Kasad Hadiri Bakti Sosial di Brigif Kujang
KEBUN RUMPUT, (PR).-
Memperingati Hari Juang Kartika yang ke-66, TNI AD menggelar kegiatan bakti sosial, di Makodam Brigif 15 Kujang Cimahi, Rabu (14/12). Pada bakti social tersebut digelar pengobatan gratis, sunatan missal, pembagian beras dan paket sembako.
Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo mengatakan, kegiatan itu sebagai salah satu bentuk aksi sosial masyarakat di hari jadi TNI AD. “Kegiatan ini kami peruntukan bagi warga yang kurang mampu. Mereka berada di sekitar tempat latihan kita,” katanya di sela-sela acara bakti sosial.
Dalam bakti sosial yang didukung Yayasan Biksu Tzuchi itu, secara simbolis Pramono memberikan kursi roga kepada salah seorang purnawirawan dan paket sembako kepasa perwakilan warga. (B.113).***
Polri dan Pengusaha Bantu Mutu Pendidikan
AMIR MACHMUD,(GM)-
Melihat kompleksnya masalah pendidikan termasuk infrastruktur sekolah, Polda Jabar bersama sejumlah perusahaan di masing-masing wilayah bergerak untuk membantu meningkatkan mutu pendidikan. Tidak terkecuali di wilayah Cimahi dan Kab. Bandung Barat (KBB), sebanyak 64 sekolah menjadi target prioritas yang akan diberi bantuan.
Kapolres Cimahi AKBP Anwar menyampaikan, dalam program Polisi Peduli Pendidikan ini peram polisi (Polres Cimahi) hanya menjembatani perusahaan yang ada di wilayah hukum untuk memberikan bantuan kepada sejumlah sekolah. Bantuan diberikan langsung kepada sekolah bersangkutan maupun menunjuk kontraktor dalam pembangunan. Target 64 sekolah diharapkan dapat tercapai hingga akhir 2011.
"Melalui program ini, kami memediasi perusahaan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat Cimahi dan KBB yang berkaitan dengan pendidikan. Misalnya dalam bantuan perbaikan infrastruktur, beasiswa maupun bantuan yang lainnya. Mereka bisa menyisihkan bantuan melalui program corporate sosial responsibility (SCR) di perusahaannya masing-masing," kata Anwar usai mengundang para pengusaha di Cimahi dan KBB, di Gedung Pengabdian Polres Cimahi, Jln. Amir Machmud, Senin (28/11).
Ia menilai, sejauh ini respons dari perusahaan untuk memberikan dukungan dalam program Polisi Peduli Pendidikan cukup bagus. Karena dari 64 target sekolah yang perlu dibantu, 21 di antaranya sudah dibangun. "Setelah ini kami akan mendata dan menyurvei sekolah mana lagi yang memerlukan bantuan. Program bantuan ini sifatnya berkelanjutan, tidak hanya cukup sekali diberikan," tambahnya.
Dari 21 sekolah yang sudah mendapatkan bantuan, di antaranya SD Karang Mekar, SD Baros, dan SMPN 5 Cipageran. "Program ini sudah berjalan. Seperti di SMPN 5 Cimahi ada satu ruang kelas yang roboh dan sekarang sudah dibantu oleh PT Garuda Mas," ujarnya.
Ketua Apindo Kota Cimahi, Roy Sunarya mengatakan, selama ini banyak perusahaan yang berjalan sendiri-sendiri dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Seperti PT Ayutex yang menyediakan bangunan pabrik sebagai tempat belajar kejar paket untuk masyarakat sekitarnya.
"Selama ini banyak perusahaan yang telah menjalankan program CSR tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi bidang sosial lainnya seperti bantuan rumah untuk rumah jompo dan yatim piatu," kata Roy.
Ia berharap dengan dimediasi oleh Polri, setiap perusahaan semakin sadar dalam menggalakkan program CRS. "Yang sudah melakukan CRS bisa menambah lagi bantuannya, dan yang belum bergerak maka semakin tahu sehingga tergerak untuk memberikan bantuan. Sejauh ini kami mengupayakan dengan mengajak dan memberikan contoh untuk memancing kepedulian para pengusaha," terangnya.(B.109)**
Sumber : neo.klik-galamedia.com/kabar-cimahi/
Seleksi Akademi Sepakbola Nasional di Cimahi
-
Bandung - Setelah sebelumnya digelar di Medan dan Padang, seleksi Akademi
Sepakbola Nasional digelar di Kota Cimahi, tepatnya di Lapangan Pusdikjas,
Rabu ...
